Laut yang menghangat membuat pertumbuhan ikan terhambat. Parahnya, hal ini bisa meningkatkan stres bahkan risiko kematian ikan.
Hasil studi ini berdasarkan penelitan ilmuwan Australia yang berfokus pada spesies ikan Morwong di Laut Tasman, di antara Australia dan Selandia Baru.
Para ilmuwan menemukan, pertumbuhan ikan Morwong di beberapa wilayah melambat akibat naiknya suhu air laut hingga dua derajat celcius dalam kurun 60 tahun terakhir.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Climate Change ini mengungkapkan, selain ikan Morwong, efek perubahan suhu juga berdampak pada jenis ikan lain dan terumbu karang.
"Sektor perikanan akan rugi besar,” papar Ron Thresher dari badan penelitian CSIRO.
Seperti dikutip Reuters, "Melalui penelitian ini, kami menemukan bukti pertumbuhan ikan melambat dan stres pada ikan mencapai ambang batas,” tutupnya.
Tampilkan postingan dengan label Kafe Ilmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kafe Ilmu. Tampilkan semua postingan
Selasa, 26 April 2011
YLKI : Beri Label ke Makanan Bebas Radioaktif
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta Padan Pengawas Obat dan Makanan melakukan pengawasan khusus dengan melakukan pemeriksaan radioaktif terhadap produk makanan impor dari Jepang yang dikirim ke Indonesia pasca gempa di Jepang.
"YLKI terus mendorong Badan POM untuk memberikan perlakuan khusus terhadap makanan impor dari Jepang," kata Ketua YLKI, Sudaryatmo di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Selasa 26 April 2011.
YLKI juga meminta agar Badan POM untuk memberikan label bagi makanan yang positif tidak mengandung radioaktif. "Tetapi kalau mengandung radiasi tinggi maka makanan ini tidak boleh beredar di Indonesia. Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan kepastian kepada konsumen," kata dia.
Namun, Sudaryatmo mengatakan, hingga saat ini YLKI belum melakukan monitoring dan pengujian terhadap makanan yang diimpor dari Jepang.
Menurut dia, Badan POM telah melakukan publikasi terkait pemberian label pada makanan yang bebas radioaktif. "Tapi saya tidak tahu apakah hal ini sudah dilakukan atau belum," imbuhnya.
Kekhawatiran ancaman radioaktif Jepang mencuat setelah gempa dan tsunami meluluhlantakkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Dai-Ichi. Bencana nuklir tak terbendung, saat zat radioaktif bocor, mencemari tanaman di sekitar reaktor dan juga ke laut.
Pemerintah Jepang menaikkan level krisis nuklir di Fukushima Daiichi ke level terburuk dalam skala internasional, dari 5 ke 7. Mirip dengan bencana nuklir Chernobyl -- kecelakaan reaktor nuklir terburuk dalam sejarah manusia. Kala itu, lima juta orang yang tinggal di Belarusia, Ukraina, dan Rusia terkontaminasi zat radioaktif.
"YLKI terus mendorong Badan POM untuk memberikan perlakuan khusus terhadap makanan impor dari Jepang," kata Ketua YLKI, Sudaryatmo di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Selasa 26 April 2011.
YLKI juga meminta agar Badan POM untuk memberikan label bagi makanan yang positif tidak mengandung radioaktif. "Tetapi kalau mengandung radiasi tinggi maka makanan ini tidak boleh beredar di Indonesia. Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan kepastian kepada konsumen," kata dia.
Namun, Sudaryatmo mengatakan, hingga saat ini YLKI belum melakukan monitoring dan pengujian terhadap makanan yang diimpor dari Jepang.
Menurut dia, Badan POM telah melakukan publikasi terkait pemberian label pada makanan yang bebas radioaktif. "Tapi saya tidak tahu apakah hal ini sudah dilakukan atau belum," imbuhnya.
Kekhawatiran ancaman radioaktif Jepang mencuat setelah gempa dan tsunami meluluhlantakkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Dai-Ichi. Bencana nuklir tak terbendung, saat zat radioaktif bocor, mencemari tanaman di sekitar reaktor dan juga ke laut.
Pemerintah Jepang menaikkan level krisis nuklir di Fukushima Daiichi ke level terburuk dalam skala internasional, dari 5 ke 7. Mirip dengan bencana nuklir Chernobyl -- kecelakaan reaktor nuklir terburuk dalam sejarah manusia. Kala itu, lima juta orang yang tinggal di Belarusia, Ukraina, dan Rusia terkontaminasi zat radioaktif.
Cantik Tanpa Bulu Mata Palsu
Ingin membuat mata terlihat lebih indah? Bulu mata palsu bukan lagi jawaban. Kini ada maskara yang membuat bulu mata Anda menakjubkan.
Banyak wanita memilih menyambung bulu mata, atau menempel bulu mata palsu demi membuat bulu matanya terlihat tebal dan panjang. Namun kedua hal di atas akan mengurangi kenyamanan, apalagi bagi para wanita dengan mobilitas tinggi.
Menyadari hal tersebut, sebuah label make-up ternama asal Amerika Serikat kini melebarkan sayap dan menjual produknya ke Indonesia. Untuk produk perdananya di Tanah Air, Max Factor memperkenalkan: Factor’s False Lash Effect Mascara.
Produk maskara nomor satu di pasar global ini dipercaya akan menjawab semua kegundahan wanita.
Dengan teknologi iFX brush, maskara ini dapat menebalkan dan membuat bulu mata lebih panjang tiap-tiap lembarnya. Tak hanya itu, bulu sikatnya juga mencegah maskara menggumpal, sehingga efek yang dihasilkan terlihat alami.
Banyak wanita memilih menyambung bulu mata, atau menempel bulu mata palsu demi membuat bulu matanya terlihat tebal dan panjang. Namun kedua hal di atas akan mengurangi kenyamanan, apalagi bagi para wanita dengan mobilitas tinggi.
Menyadari hal tersebut, sebuah label make-up ternama asal Amerika Serikat kini melebarkan sayap dan menjual produknya ke Indonesia. Untuk produk perdananya di Tanah Air, Max Factor memperkenalkan: Factor’s False Lash Effect Mascara.
Produk maskara nomor satu di pasar global ini dipercaya akan menjawab semua kegundahan wanita.
Dengan teknologi iFX brush, maskara ini dapat menebalkan dan membuat bulu mata lebih panjang tiap-tiap lembarnya. Tak hanya itu, bulu sikatnya juga mencegah maskara menggumpal, sehingga efek yang dihasilkan terlihat alami.
Minuman Rumput Laut bikin Langsing
MINUMAN dengan bahan dasar rumput laut ternyata bisa membantu kita agar tetap ramping lho. Ekstrak rumput laut ditengarai mampu menghalau nafsu makan.
Maka itu, pria dan perempuan yang minum ekstrak rumput laut alginat untuk sarapan, sepertiganya merasa kurang lapar saat makan siang jika dibandingkan dengan mereka yang minum minuman biasa.
Temuan ini bisa membuat kita merasa kenyang lebih lama sehingga bisa lebih mudah menolak makanan ringan di antara waktu makan, menurut laporan jurnal Obesity.
Peneliti Harry Peters dari Inggris mengatakan, "Memang ada banyak makanan dan program diet yang efektif dalam membantu mengurangi berat badan."
"Namun, banyak yang gagal dalam mematuhi aturan diet sehingga target pun sulit tercapai," katanya seperti dikutip oleh Daily Mail.
"Menunda rasa lapar setelah makan dapat meningkatkan kepuasan seseorang dalam menjalani program pengendalian berat badan."
Para peneliti dari Unilever lalu mengadakan unji coba dengan memberikan produk alginat dan kalsium, Slim-Fast, kepada para partisipan.
Mereka yang mengonsumsi banyak alginat dalam minumannya merasa 30 persen kurang lapar dalan 5 jam kemudian. Alginat juga tidak tidak memiliki efek apa pun.
Partisipan mengaku mereka menyukai minuman tersebut. Alginat mengubah bentuk menjadi gel dalam asam lambung dan kalsium menambah ketebalan gel itu. Ini menciptakan perasaan kenyang serta menyimpan makanan dalam perut lebih lama.
Maka itu, pria dan perempuan yang minum ekstrak rumput laut alginat untuk sarapan, sepertiganya merasa kurang lapar saat makan siang jika dibandingkan dengan mereka yang minum minuman biasa.
Temuan ini bisa membuat kita merasa kenyang lebih lama sehingga bisa lebih mudah menolak makanan ringan di antara waktu makan, menurut laporan jurnal Obesity.
Peneliti Harry Peters dari Inggris mengatakan, "Memang ada banyak makanan dan program diet yang efektif dalam membantu mengurangi berat badan."
"Namun, banyak yang gagal dalam mematuhi aturan diet sehingga target pun sulit tercapai," katanya seperti dikutip oleh Daily Mail.
"Menunda rasa lapar setelah makan dapat meningkatkan kepuasan seseorang dalam menjalani program pengendalian berat badan."
Para peneliti dari Unilever lalu mengadakan unji coba dengan memberikan produk alginat dan kalsium, Slim-Fast, kepada para partisipan.
Mereka yang mengonsumsi banyak alginat dalam minumannya merasa 30 persen kurang lapar dalan 5 jam kemudian. Alginat juga tidak tidak memiliki efek apa pun.
Partisipan mengaku mereka menyukai minuman tersebut. Alginat mengubah bentuk menjadi gel dalam asam lambung dan kalsium menambah ketebalan gel itu. Ini menciptakan perasaan kenyang serta menyimpan makanan dalam perut lebih lama.
Langganan:
Postingan (Atom)