Beberapa ilmuwan dan ahli kesehatan pun berlomba-lomba menciptakan metode diet. Namun tidak semuanya aman, bahkan ada yang justru bisa membahayakan kesehatan.
Seperti dilansir dari BcLiving, berikut beberapa metode diet yang terkesan aneh dan membahayakan.
Paleolithic Diet
Metode ini diciptakan berdasarkan cara makan manusia di era Paleolithic, sekitar 2,5 juta tahun lalu sebelum diciptakannya ilmu pertanian. Kala itu, manusia hanya makan daging hewan liar, ikan, kacang-kacangan, buah dan sayuran.
Bahayanya: diet ini tidak memasukkan gandum utuh, tumbuhan polong dan produk olahan susu yang mengandung nutrisi penting untuk kesehatan tubuh.
Diet cuka apel
Cuka apel dipercaya bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi selera makan. Diet ini menyarankan pelakunya untuk minum tiga sendok teh cuka apel sebelum makan.
Bahayanya: Cuka apel mengandung asam yang sangat tinggi. Meminumnya secara terus menerus bisa melukai tenggorokan dan lambung.
Liquid diet
Diet cairan bisa menurunkan berat badan sebanyak 54 pon dalam sembilan minggu. Caranya, hanya dengan mengonsumsi cairan mulai dari kaldu, jus, bubur encer hingga minuman protein, ditambah berjalan di treadmill tiga jam sehari.
Bahayanya: Hanya mengonsumsi cairan akan membuat tubuh mengambil lemak dan jaringan tubuh sebagai energi. Bahkan organ tubuh bisa rusak karena digunakan untuk energi agar tubuh bisa beraktivitas.
Diet cacing pita
Mungkin terdengar ekstrem, diet cacing pita dilakukan dengan cara memakan daging yang mengandung telur cacing pita (yang diklaim sudah disterilkan).
Metode ini dipercaya bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Setelah mencapai berat badan yang diinginkan, harus langsung meminum anti-biotik untuk membunuh cacing tersebut.
Bahayanya:Cacing pita menyebabkan rasa sakit pada perut, diare, konstipasi bahkan iritasi pada anus.
Minggu, 26 Juni 2011
Ingin Punya Banyak Teman? Ikuti Cara Ini
Anda heran mengapa ada orang yang begitu mudah berteman? Bahkan, ketika sedang menunggu giliran masuk ke ruang dokter, misalnya, tiba-tiba Anda menyadari teman Anda ini sudah ngobrol dengan semua orang di ruang tunggu. Mereka bahkan saling menyebut nama dan ngobrol seolah dengan teman lama.
Laura Gilbert, penulis freelance di sejumlah media seperti Maxim, Health, The Knot, dan Stuff, mengatakan, ada beberapa hal yang membuat orang mudah berteman dengan orang yang baru dijumpai. Anda bisa mencuri kiat-kiat yang mereka lakukan, lalu mengubah cara tersebut menjadi sifat-sifat Anda yang alami.
1. Tersenyum dan melambaikan tangan
Apa salahnya melontarkan senyuman lebih dulu pada orang yang sedang berpapasan dengan Anda? Gengsi, karena orang itu yunior Anda di kantor? Atau takut dikira naksir? Sudahlah, buang jauh-jauh pikiran tersebut. Tak usah takut bila Anda memberi pesan bahwa Anda ingin ngobrol dengannya, atau ingin tahu siapa dia. Tersenyumlah, lambaikan tangan, anggukkan kepala, apa saja yang memberi kesan Anda orang yang ramah.
Bila Anda bertemu seseorang yang tak dikenal, memberikan senyum juga akan membuatnya tahu bahwa ia boleh bercakap-cakap dengan Anda. Coba cara ini setiap kali Anda keluar dari rumah, misalnya, pada orang yang biasa Anda temui di kereta komuter, ibu-ibu di sebelah Anda yang sedang menawar harga barang di pasar, bahkan pada anak-anak yang sedang bermain. Setelah terbiasa melontarkan senyum, hal ini akan menjadi kebiasaan baru yang terjadi secara alami.
2. Membuka pembicaraan
Lagi-lagi, apa salahnya berbicara lebih pada orang yang belum Anda kenal? Setiap orang bisa saja menjawab pertanyaan, atau memberi respons pada komentar seseorang, tapi orang yang mudah berteman adalah yang biasa mengajak bercakap lebih dulu.
Menurut Susan RoAne, penulis How to Create Your Own Luck and What Do I Say Next, rahasia orang yang mudah berteman adalah menganggap hal-hal di sekitarnya sebagai peluang untuk mulai berbicara, dan bukannya menunggu disapa.
Untuk memecahkan keheningan atau suasana kaku dengan orang yang belum Anda kenal, mulailah dengan orang-orang yang jarang Anda ajak bicara. Misalnya, perempuan di antrean belakang Anda di konter check in bandara, atau bahkan CEO perusahaan yang tidak pernah Anda jumpai sehari-hari. Jangan menjadikan "tugas" ini sebagai beban. Tetap jadilah diri Anda sendiri. "Anda harus nyaman saat melakukannya. Kalau Anda harus berpikir apa yang harus dikatakan, Anda akan merasa ragu, dan momen itu akan lenyap," kata RoAne.
3. Gunakan pertanyaan terbuka
Ngomong-ngomong, apa sih yang bisa menjadi bahan pembicaraan dengan orang yang baru dikenal? Cari topik yang sama-sama Anda ketahui atau Anda rasakan di sekitar Anda. Misalnya, soal cuaca yang panas, atau billboard iklan yang menampakkan wajah bintang favorit Anda. Atau, topik yang sedang hangat dibicarakan di siaran televisi, misalnya, tentang pembatasan kendaraan pada jam-jam sibuk, atau soal program sale di berbagai mal di Jakarta.
Agar pembicaraan tidak sekadar menjadi basa-basi, tanyakan pendapat teman baru Anda itu. Lemparkan sebuah topik yang jawabannya akan lebih panjang daripada sekadar "ya" dan "tidak". Misalnya, Anda sedang berbelanja di supermarket. Ketimbang hanya mengatakan, "Waduh, mahalnya...", lebih baik tunjukkan kepedulian Anda dengan mengatakan, "Ya ampun, kayak gini harganya Rp 100.000? Apanya yang bikin mahal? Memangnya ini merek terkenal, ya?"
4. Berhenti bicara pada waktunya
Tidak ada orang yang senang mendengarkan orang lain yang hanya membicarakan dirinya sendiri. Maka, Anda harus tahu kapan harus berhenti dan memberi kesempatan orang tersebut bicara. Jangan lupa, setiap orang pasti senang bila dianggap memiliki pengetahuan yang luas. Tak usah meminta pendapatnya soal kebijakan pemerintah mengenai sesuatu hal. Saat Anda berada di kedai kopi, misalnya, coba minta pendapat orang di sebelah Anda, apa minuman yang cocok untuk Anda yang sebenarnya tak begitu suka kopi. Ia pasti akan senang memberitahukan informasi tersebut pada Anda.
Bila suatu saat Anda berkesempatan membuka obrolan dengan seseorang yang baru Anda kenal, lontarkan sedikitnya tiga pertanyaan. Hal itu akan memberikan celah pada orang lain untuk terbuka pada Anda, dan merasa dihargai. Ketika mereka merasa dihargai, mereka pasti akan berusaha ngobrol lebih banyak bersama Anda.
Laura Gilbert, penulis freelance di sejumlah media seperti Maxim, Health, The Knot, dan Stuff, mengatakan, ada beberapa hal yang membuat orang mudah berteman dengan orang yang baru dijumpai. Anda bisa mencuri kiat-kiat yang mereka lakukan, lalu mengubah cara tersebut menjadi sifat-sifat Anda yang alami.
1. Tersenyum dan melambaikan tangan
Apa salahnya melontarkan senyuman lebih dulu pada orang yang sedang berpapasan dengan Anda? Gengsi, karena orang itu yunior Anda di kantor? Atau takut dikira naksir? Sudahlah, buang jauh-jauh pikiran tersebut. Tak usah takut bila Anda memberi pesan bahwa Anda ingin ngobrol dengannya, atau ingin tahu siapa dia. Tersenyumlah, lambaikan tangan, anggukkan kepala, apa saja yang memberi kesan Anda orang yang ramah.
Bila Anda bertemu seseorang yang tak dikenal, memberikan senyum juga akan membuatnya tahu bahwa ia boleh bercakap-cakap dengan Anda. Coba cara ini setiap kali Anda keluar dari rumah, misalnya, pada orang yang biasa Anda temui di kereta komuter, ibu-ibu di sebelah Anda yang sedang menawar harga barang di pasar, bahkan pada anak-anak yang sedang bermain. Setelah terbiasa melontarkan senyum, hal ini akan menjadi kebiasaan baru yang terjadi secara alami.
2. Membuka pembicaraan
Lagi-lagi, apa salahnya berbicara lebih pada orang yang belum Anda kenal? Setiap orang bisa saja menjawab pertanyaan, atau memberi respons pada komentar seseorang, tapi orang yang mudah berteman adalah yang biasa mengajak bercakap lebih dulu.
Menurut Susan RoAne, penulis How to Create Your Own Luck and What Do I Say Next, rahasia orang yang mudah berteman adalah menganggap hal-hal di sekitarnya sebagai peluang untuk mulai berbicara, dan bukannya menunggu disapa.
Untuk memecahkan keheningan atau suasana kaku dengan orang yang belum Anda kenal, mulailah dengan orang-orang yang jarang Anda ajak bicara. Misalnya, perempuan di antrean belakang Anda di konter check in bandara, atau bahkan CEO perusahaan yang tidak pernah Anda jumpai sehari-hari. Jangan menjadikan "tugas" ini sebagai beban. Tetap jadilah diri Anda sendiri. "Anda harus nyaman saat melakukannya. Kalau Anda harus berpikir apa yang harus dikatakan, Anda akan merasa ragu, dan momen itu akan lenyap," kata RoAne.
3. Gunakan pertanyaan terbuka
Ngomong-ngomong, apa sih yang bisa menjadi bahan pembicaraan dengan orang yang baru dikenal? Cari topik yang sama-sama Anda ketahui atau Anda rasakan di sekitar Anda. Misalnya, soal cuaca yang panas, atau billboard iklan yang menampakkan wajah bintang favorit Anda. Atau, topik yang sedang hangat dibicarakan di siaran televisi, misalnya, tentang pembatasan kendaraan pada jam-jam sibuk, atau soal program sale di berbagai mal di Jakarta.
Agar pembicaraan tidak sekadar menjadi basa-basi, tanyakan pendapat teman baru Anda itu. Lemparkan sebuah topik yang jawabannya akan lebih panjang daripada sekadar "ya" dan "tidak". Misalnya, Anda sedang berbelanja di supermarket. Ketimbang hanya mengatakan, "Waduh, mahalnya...", lebih baik tunjukkan kepedulian Anda dengan mengatakan, "Ya ampun, kayak gini harganya Rp 100.000? Apanya yang bikin mahal? Memangnya ini merek terkenal, ya?"
4. Berhenti bicara pada waktunya
Tidak ada orang yang senang mendengarkan orang lain yang hanya membicarakan dirinya sendiri. Maka, Anda harus tahu kapan harus berhenti dan memberi kesempatan orang tersebut bicara. Jangan lupa, setiap orang pasti senang bila dianggap memiliki pengetahuan yang luas. Tak usah meminta pendapatnya soal kebijakan pemerintah mengenai sesuatu hal. Saat Anda berada di kedai kopi, misalnya, coba minta pendapat orang di sebelah Anda, apa minuman yang cocok untuk Anda yang sebenarnya tak begitu suka kopi. Ia pasti akan senang memberitahukan informasi tersebut pada Anda.
Bila suatu saat Anda berkesempatan membuka obrolan dengan seseorang yang baru Anda kenal, lontarkan sedikitnya tiga pertanyaan. Hal itu akan memberikan celah pada orang lain untuk terbuka pada Anda, dan merasa dihargai. Ketika mereka merasa dihargai, mereka pasti akan berusaha ngobrol lebih banyak bersama Anda.
Kamis, 05 Mei 2011
Mengatasi Kerontokan Rambut
Rambut rontok adalah masalah umum yang dialami setiap orang. Namun terkadang, kita tidak mengetahui cara yang tepat untuk mengatasinya. Agar kerontokan rambut bisa diminimalkan, ikuti beberapa kiat dari Ehow berikut ini.
Kerontokan rambut bisa diatasi dengan berbagai cara, tergantung penyebabnya. Kerontokan rambut bisa terjadi karena kebiasaan yang salah, perawatan rambut yang salah, atau pola makan yang salah.
Kebiasaan dan perawatan yang menyebabkan kerontokan rambut
1. Tidur dalam keadaan rambut terikat, sehingga membuatnya kusut dan mudah rontok
2. Menyisir (secara kasar) rambut dalam keadaan basah. Rambut yang basah menjadi lebih rapuh dan mudah rontok saat disisir.
3. Menata rambut dengan pengering bersuhu terlalu panas, sehingga membuat lapisan terluar rambut rusak, mudah patah juga rontok.
4. Terlalu sering memberikan obat kimia ke rambut seperti obat pelurus rambut, pengeriting dan sebagainya, sehingga membut rambut semakin rapuh.
5. memilih shampo yang tidak sesuai dengan jenis rambut.
6. Keramas dengan air terlalu panas sehingga merusak lapisan rambut dan membuatnya rapuh.
Untuk mengatasi kerontokan, Anda harus menghentikan kebiasaan di atas. Sisirlah rambut Anda sebelum pergi tidur untuk mengurangi kekusutannya di pagi hari. Memilih shampo bayi juga bisa jadi pilihan, karena kandungan di dalam shampo tersebut lebih lembut dan ringan. Sehingga cocok bagi mereka yang memiliki rambut dan kulit kepala sensitif.
Alas bantal ternyata juga bisa membuat rambut rontok. Alas bantal yang terbuat dari bahan katun biasanya punya serat kain lebih longgar dan memungkinkan rambut tersangkut di dalamnya, sehingga patah saat kita mengangkat kepala. Menurut para ahli, alas bantal dari bahan satin terbukti lebih aman bagi rambut.
Kerontokan rambut juga bisa diakibatkan rambut Anda terlalu panjang dan berat, sehingga kulit kepala tak kuat menahannya. Untuk itu potonglah ujung rambut Anda atau ganti potongan rambut dengan model yang lebih pendek.
Salah pola makan
Kerontokan rambut juga bisa terjadi karena gizi yang tidak seimbang dalam tubuh. Sebab kerontokan yang paling umum adalah anemia atau kekurangan sel darah merah dalam tubuh. Untuk mengatasinya, Anda perlu menyantap makanan yang mengandung zat besi untuk menyeimbangkan kadar sel darah merah. Ikan dan sayuran hijau bisa menjadi pilihan yang tepat.
Selain itu vitamin C juga berfungsi mengasimilasi zat besi dalam tubuh. Anda disarankan menyantap aneka buah yang kaya vitamin C seperti jeruk, stroberi dan sebagainya.
Selamat mencoba!
Kerontokan rambut bisa diatasi dengan berbagai cara, tergantung penyebabnya. Kerontokan rambut bisa terjadi karena kebiasaan yang salah, perawatan rambut yang salah, atau pola makan yang salah.
Kebiasaan dan perawatan yang menyebabkan kerontokan rambut
1. Tidur dalam keadaan rambut terikat, sehingga membuatnya kusut dan mudah rontok
2. Menyisir (secara kasar) rambut dalam keadaan basah. Rambut yang basah menjadi lebih rapuh dan mudah rontok saat disisir.
3. Menata rambut dengan pengering bersuhu terlalu panas, sehingga membuat lapisan terluar rambut rusak, mudah patah juga rontok.
4. Terlalu sering memberikan obat kimia ke rambut seperti obat pelurus rambut, pengeriting dan sebagainya, sehingga membut rambut semakin rapuh.
5. memilih shampo yang tidak sesuai dengan jenis rambut.
6. Keramas dengan air terlalu panas sehingga merusak lapisan rambut dan membuatnya rapuh.
Untuk mengatasi kerontokan, Anda harus menghentikan kebiasaan di atas. Sisirlah rambut Anda sebelum pergi tidur untuk mengurangi kekusutannya di pagi hari. Memilih shampo bayi juga bisa jadi pilihan, karena kandungan di dalam shampo tersebut lebih lembut dan ringan. Sehingga cocok bagi mereka yang memiliki rambut dan kulit kepala sensitif.
Alas bantal ternyata juga bisa membuat rambut rontok. Alas bantal yang terbuat dari bahan katun biasanya punya serat kain lebih longgar dan memungkinkan rambut tersangkut di dalamnya, sehingga patah saat kita mengangkat kepala. Menurut para ahli, alas bantal dari bahan satin terbukti lebih aman bagi rambut.
Kerontokan rambut juga bisa diakibatkan rambut Anda terlalu panjang dan berat, sehingga kulit kepala tak kuat menahannya. Untuk itu potonglah ujung rambut Anda atau ganti potongan rambut dengan model yang lebih pendek.
Salah pola makan
Kerontokan rambut juga bisa terjadi karena gizi yang tidak seimbang dalam tubuh. Sebab kerontokan yang paling umum adalah anemia atau kekurangan sel darah merah dalam tubuh. Untuk mengatasinya, Anda perlu menyantap makanan yang mengandung zat besi untuk menyeimbangkan kadar sel darah merah. Ikan dan sayuran hijau bisa menjadi pilihan yang tepat.
Selain itu vitamin C juga berfungsi mengasimilasi zat besi dalam tubuh. Anda disarankan menyantap aneka buah yang kaya vitamin C seperti jeruk, stroberi dan sebagainya.
Selamat mencoba!
Selasa, 26 April 2011
Laut Menghangat Bikin Populasi Ikan berkurang
Laut yang menghangat membuat pertumbuhan ikan terhambat. Parahnya, hal ini bisa meningkatkan stres bahkan risiko kematian ikan.
Hasil studi ini berdasarkan penelitan ilmuwan Australia yang berfokus pada spesies ikan Morwong di Laut Tasman, di antara Australia dan Selandia Baru.
Para ilmuwan menemukan, pertumbuhan ikan Morwong di beberapa wilayah melambat akibat naiknya suhu air laut hingga dua derajat celcius dalam kurun 60 tahun terakhir.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Climate Change ini mengungkapkan, selain ikan Morwong, efek perubahan suhu juga berdampak pada jenis ikan lain dan terumbu karang.
"Sektor perikanan akan rugi besar,” papar Ron Thresher dari badan penelitian CSIRO.
Seperti dikutip Reuters, "Melalui penelitian ini, kami menemukan bukti pertumbuhan ikan melambat dan stres pada ikan mencapai ambang batas,” tutupnya.
Hasil studi ini berdasarkan penelitan ilmuwan Australia yang berfokus pada spesies ikan Morwong di Laut Tasman, di antara Australia dan Selandia Baru.
Para ilmuwan menemukan, pertumbuhan ikan Morwong di beberapa wilayah melambat akibat naiknya suhu air laut hingga dua derajat celcius dalam kurun 60 tahun terakhir.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Climate Change ini mengungkapkan, selain ikan Morwong, efek perubahan suhu juga berdampak pada jenis ikan lain dan terumbu karang.
"Sektor perikanan akan rugi besar,” papar Ron Thresher dari badan penelitian CSIRO.
Seperti dikutip Reuters, "Melalui penelitian ini, kami menemukan bukti pertumbuhan ikan melambat dan stres pada ikan mencapai ambang batas,” tutupnya.
YLKI : Beri Label ke Makanan Bebas Radioaktif
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta Padan Pengawas Obat dan Makanan melakukan pengawasan khusus dengan melakukan pemeriksaan radioaktif terhadap produk makanan impor dari Jepang yang dikirim ke Indonesia pasca gempa di Jepang.
"YLKI terus mendorong Badan POM untuk memberikan perlakuan khusus terhadap makanan impor dari Jepang," kata Ketua YLKI, Sudaryatmo di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Selasa 26 April 2011.
YLKI juga meminta agar Badan POM untuk memberikan label bagi makanan yang positif tidak mengandung radioaktif. "Tetapi kalau mengandung radiasi tinggi maka makanan ini tidak boleh beredar di Indonesia. Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan kepastian kepada konsumen," kata dia.
Namun, Sudaryatmo mengatakan, hingga saat ini YLKI belum melakukan monitoring dan pengujian terhadap makanan yang diimpor dari Jepang.
Menurut dia, Badan POM telah melakukan publikasi terkait pemberian label pada makanan yang bebas radioaktif. "Tapi saya tidak tahu apakah hal ini sudah dilakukan atau belum," imbuhnya.
Kekhawatiran ancaman radioaktif Jepang mencuat setelah gempa dan tsunami meluluhlantakkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Dai-Ichi. Bencana nuklir tak terbendung, saat zat radioaktif bocor, mencemari tanaman di sekitar reaktor dan juga ke laut.
Pemerintah Jepang menaikkan level krisis nuklir di Fukushima Daiichi ke level terburuk dalam skala internasional, dari 5 ke 7. Mirip dengan bencana nuklir Chernobyl -- kecelakaan reaktor nuklir terburuk dalam sejarah manusia. Kala itu, lima juta orang yang tinggal di Belarusia, Ukraina, dan Rusia terkontaminasi zat radioaktif.
"YLKI terus mendorong Badan POM untuk memberikan perlakuan khusus terhadap makanan impor dari Jepang," kata Ketua YLKI, Sudaryatmo di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Selasa 26 April 2011.
YLKI juga meminta agar Badan POM untuk memberikan label bagi makanan yang positif tidak mengandung radioaktif. "Tetapi kalau mengandung radiasi tinggi maka makanan ini tidak boleh beredar di Indonesia. Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan kepastian kepada konsumen," kata dia.
Namun, Sudaryatmo mengatakan, hingga saat ini YLKI belum melakukan monitoring dan pengujian terhadap makanan yang diimpor dari Jepang.
Menurut dia, Badan POM telah melakukan publikasi terkait pemberian label pada makanan yang bebas radioaktif. "Tapi saya tidak tahu apakah hal ini sudah dilakukan atau belum," imbuhnya.
Kekhawatiran ancaman radioaktif Jepang mencuat setelah gempa dan tsunami meluluhlantakkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Dai-Ichi. Bencana nuklir tak terbendung, saat zat radioaktif bocor, mencemari tanaman di sekitar reaktor dan juga ke laut.
Pemerintah Jepang menaikkan level krisis nuklir di Fukushima Daiichi ke level terburuk dalam skala internasional, dari 5 ke 7. Mirip dengan bencana nuklir Chernobyl -- kecelakaan reaktor nuklir terburuk dalam sejarah manusia. Kala itu, lima juta orang yang tinggal di Belarusia, Ukraina, dan Rusia terkontaminasi zat radioaktif.
Cantik Tanpa Bulu Mata Palsu
Ingin membuat mata terlihat lebih indah? Bulu mata palsu bukan lagi jawaban. Kini ada maskara yang membuat bulu mata Anda menakjubkan.
Banyak wanita memilih menyambung bulu mata, atau menempel bulu mata palsu demi membuat bulu matanya terlihat tebal dan panjang. Namun kedua hal di atas akan mengurangi kenyamanan, apalagi bagi para wanita dengan mobilitas tinggi.
Menyadari hal tersebut, sebuah label make-up ternama asal Amerika Serikat kini melebarkan sayap dan menjual produknya ke Indonesia. Untuk produk perdananya di Tanah Air, Max Factor memperkenalkan: Factor’s False Lash Effect Mascara.
Produk maskara nomor satu di pasar global ini dipercaya akan menjawab semua kegundahan wanita.
Dengan teknologi iFX brush, maskara ini dapat menebalkan dan membuat bulu mata lebih panjang tiap-tiap lembarnya. Tak hanya itu, bulu sikatnya juga mencegah maskara menggumpal, sehingga efek yang dihasilkan terlihat alami.
Banyak wanita memilih menyambung bulu mata, atau menempel bulu mata palsu demi membuat bulu matanya terlihat tebal dan panjang. Namun kedua hal di atas akan mengurangi kenyamanan, apalagi bagi para wanita dengan mobilitas tinggi.
Menyadari hal tersebut, sebuah label make-up ternama asal Amerika Serikat kini melebarkan sayap dan menjual produknya ke Indonesia. Untuk produk perdananya di Tanah Air, Max Factor memperkenalkan: Factor’s False Lash Effect Mascara.
Produk maskara nomor satu di pasar global ini dipercaya akan menjawab semua kegundahan wanita.
Dengan teknologi iFX brush, maskara ini dapat menebalkan dan membuat bulu mata lebih panjang tiap-tiap lembarnya. Tak hanya itu, bulu sikatnya juga mencegah maskara menggumpal, sehingga efek yang dihasilkan terlihat alami.
Minuman Rumput Laut bikin Langsing
MINUMAN dengan bahan dasar rumput laut ternyata bisa membantu kita agar tetap ramping lho. Ekstrak rumput laut ditengarai mampu menghalau nafsu makan.
Maka itu, pria dan perempuan yang minum ekstrak rumput laut alginat untuk sarapan, sepertiganya merasa kurang lapar saat makan siang jika dibandingkan dengan mereka yang minum minuman biasa.
Temuan ini bisa membuat kita merasa kenyang lebih lama sehingga bisa lebih mudah menolak makanan ringan di antara waktu makan, menurut laporan jurnal Obesity.
Peneliti Harry Peters dari Inggris mengatakan, "Memang ada banyak makanan dan program diet yang efektif dalam membantu mengurangi berat badan."
"Namun, banyak yang gagal dalam mematuhi aturan diet sehingga target pun sulit tercapai," katanya seperti dikutip oleh Daily Mail.
"Menunda rasa lapar setelah makan dapat meningkatkan kepuasan seseorang dalam menjalani program pengendalian berat badan."
Para peneliti dari Unilever lalu mengadakan unji coba dengan memberikan produk alginat dan kalsium, Slim-Fast, kepada para partisipan.
Mereka yang mengonsumsi banyak alginat dalam minumannya merasa 30 persen kurang lapar dalan 5 jam kemudian. Alginat juga tidak tidak memiliki efek apa pun.
Partisipan mengaku mereka menyukai minuman tersebut. Alginat mengubah bentuk menjadi gel dalam asam lambung dan kalsium menambah ketebalan gel itu. Ini menciptakan perasaan kenyang serta menyimpan makanan dalam perut lebih lama.
Maka itu, pria dan perempuan yang minum ekstrak rumput laut alginat untuk sarapan, sepertiganya merasa kurang lapar saat makan siang jika dibandingkan dengan mereka yang minum minuman biasa.
Temuan ini bisa membuat kita merasa kenyang lebih lama sehingga bisa lebih mudah menolak makanan ringan di antara waktu makan, menurut laporan jurnal Obesity.
Peneliti Harry Peters dari Inggris mengatakan, "Memang ada banyak makanan dan program diet yang efektif dalam membantu mengurangi berat badan."
"Namun, banyak yang gagal dalam mematuhi aturan diet sehingga target pun sulit tercapai," katanya seperti dikutip oleh Daily Mail.
"Menunda rasa lapar setelah makan dapat meningkatkan kepuasan seseorang dalam menjalani program pengendalian berat badan."
Para peneliti dari Unilever lalu mengadakan unji coba dengan memberikan produk alginat dan kalsium, Slim-Fast, kepada para partisipan.
Mereka yang mengonsumsi banyak alginat dalam minumannya merasa 30 persen kurang lapar dalan 5 jam kemudian. Alginat juga tidak tidak memiliki efek apa pun.
Partisipan mengaku mereka menyukai minuman tersebut. Alginat mengubah bentuk menjadi gel dalam asam lambung dan kalsium menambah ketebalan gel itu. Ini menciptakan perasaan kenyang serta menyimpan makanan dalam perut lebih lama.
Langganan:
Postingan (Atom)